Tanamur Diskotik Modern Pertama di Asia Tenggara.



Tanamur  adalah  nama sebuah diskotik yang berdiri di ibukota Indonesia Jakarta. Diskotik ini kemudian di kenal sebagai diskotik pertama di Asia Tenggara. Menurut Hendaru Tri Hanggoro ( Jakarta kala itu tengah dilanda demam kelab malam seiring dibukanya keran investasi asing di Indonesia dan tumbuhnya kelas menengah. Ali Sadikin, gubernur DKI Jakarta, menopangnya. Baginya, kelab-kelab malam dapat menjadi sumber pemasukan provinsi, sedangkan para pengusaha melihat ibukota sebagai pasar yang lagi bergeliat.[1]
Tanamur adalah diskotek pertama di Jakarta. Berdiri pada 12 November 1970 silam. Pemiliknya Ahmad Fahmy Alhady, anak saudagar Arab, juragan tekstil Tanah Abang Gubernur DKI Jakarta waktu itu dijabat Ali Sadikin. Keran investasi sedang dibuka seluas-luasnya. Tempat hiburan malam menjamur.Ia mengizinkan pembukaan tempat perjudian, night club dan panti pijat. Kata Bang Ali, hiburan malam merupakan syarat dan keharusan Jakarta untuk menjadi sebuah kota metropolitan.“Tentu saja sebelum surat izinnya diteken Gubernur Haji Ali Sadikin, lokasinya ditilik-tilik dulu sesuai apa tidak dengan prinsip, jauh dari sekolah, tempat ibadah dan rumah kediaman,” tulis Tempo, 14 Februari 1976. Diskotek ini dibuka Fahmy dengan modal awal Rp20 juta. Jadi, Fahmy ini tadinya sekolah Teknik Industri di Jerman. Di lobi apartemen tempat dia tinggal ada klub malam.“Saat waktu kosong, Fahmy berkunjung ke klub tersebut,” tulis Enrico Yoland, mahasiswa Ilmu Sejarah UI, dalam skripsi berjudul Perkembangan Diskotik Tanamur Di Jakarta (1970-2005). Dalam perkembangannya, dia juga suka pelesir ke berbagai klub malam di Eropa. Pendek kisah, pemuda keturunan Arab itu putus kuliah. Sekaligus memutuskan pulang kampung ke Indonesia dan mendirikan diskotek.[2]



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengantar Diskotik